The International Workshop on Transitions to Sustainable Forest Management and Rehabilitation in Asia-Pacific Region
Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (Fahutan-IPB) berkerjasama dengan Asia-Pacific Network for Sustainable Forest Management and Rehabilitation (APFNet) dan Asia-Pascific Association on Forestry Research Institutions (APAFRI) pada Tanggal 23-28 Pebruari bertempat di Kabupaten Kuningan mengadakan Workshop Internasonal tentang Transisi menuju Pengelolaan Hutan Lestari dan Rehabilitasi di Wilayah Asia Pasifik (Transitions to Sustainable Forest Management and Rehabilitation in Asia-Pacific Region). Workshop tersebut merupakan workshop yang ke-3, dimana workshop sebelumnya telah dilaksanakan di Beijing, Cina dan Kuala Lumpur, Malaysia. Pada workshop yang ke-3 ini dihadiri oleh 9 (sembilan) negara, dengan jumlah keseluruhan peserta mencapai 34 orang. sementara itu, Fakultas Kehutan Universitas Kuningan sebagai universitas lokal pada kegiatan tersebut, berperan sebagai observer. Walaupun tidak banyak berperan, namun bagi Fakultas Kehutanan UNIKU merupakan pengalam berharga mengikuti workshop internasional tersebut.
Workshop ke-3 ini mempresntasikan progress report proyek penelitian yang bertujuan untuk memformulasikan model-model pengelompokkan dengan menggunakan data yang dikumpulkan dari sembilan Negara (Cina, Korea Selatan, Jepang, Indonesia, Malaysia, Filipina, Laos, Vietnam, dan India) yang mana Negara-negara tersebut telah mengalami peningkatan bersih tutupan hutan dan Negara-negara yang masih mengalami penurunan bersih tutupan hutan. Konsep dan teori ilmu-ilmu ekologi, ekonomi, sosial dan politik perlu digali untuk menjelaskan perubahan tutupan hutan dan kemungkinan perubahan kualitas hutan. Keluaran yng diharapkan dari proyek penelitian dua tahun ini termasuk informasi ringkas, panduan untuk praktisi, dan bahan-bahan untuk pendidikan dan pelatihan. Proyek penelitian ini dapat dianggap sukses jika berhasil menyumbangkan pengertian yang lebih baik mengenai antarhubungan berbagai factor yang menyumbang pada terjadinya transisi hutan dan menguatkan kapabilitas dan kapasitas dalam adaptasi transisi-transisi tersebut.
selain itu juga, pada workshop ini juga didesain dengan mengkombinasikan presentasi hasil penelitian dan kunjungan lapangan. Presentasi hasil penelitian akan dilaksanakan oleh perwakilan dari setiap Negara anggota, yang akan memutakhirkan informasi tentang laporan Negara dan hasil sementara studi-studi transisi berbasisi Negara. Kunjungan lapangan akan dilaksanakan ke desa-desa yang telah terpilih sebagai lokasi penelitian tim Indonesia. Desa-desa tersebut dipilih sebagai contoh desa-desa yang mengalami reforestasi dan deforestasi, baik di kawasan hutan maupun lahan milik.
Tujuan workshop ke-3 ini adalah:
(1) Memutakhirkan informasi tentang kemajuan persiapan dan studi kasus transisi
(2) Berbagi dan bertukar hasil sementara tentang studi kasus transisi
(3) Memformulasikan rencana untuk analisis dan perbandingan studi-studi, dan
(4) Mengusulkan dan merencanakan symposium akhir proyek.